Indikator
  • Undercontruction

Menteri Pertanian: Mafia Kartel Pangan Tidak Manusiawi

Home / Peristiwa - Nasional / Menteri Pertanian: Mafia Kartel Pangan Tidak Manusiawi
Menteri Pertanian: Mafia Kartel Pangan Tidak Manusiawi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat usai mengahadiri pertemuan bersama para Kamar Dagang Industri Indonesia (KADIN), di Kuta, Badung, Bali, Kamis (6/9/2018). (FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia)

TARAKANTIMES, BADUNGMenteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyikapi soal para mafia kartel pangan. Ia dengan tegas sudah melakukan langkah nyata kepada para mafia kartel pangan yang dinilainya sangat tidak manusiawi.

"Tolong dicatat, kita sudah melakukan langkah nyata. Bukan lagi mimpi yang di proses hukum. Mafia itu ada 700 perusahaan sampai dengan hari ini dan yang sudah tersangka sudah 400 (orang) hari ini," tegas Amran, ditemui usai mengahadiri pertemuan bersama para Kamar Dagang Industri Indonesia (KADIN), di Kuta, Badung, Bali, Kamis (6/9/2018).

Menurut Amran, para mafia kartel pangan tersebut tidak boleh mengganggu lagi, dan menurutnya para mafia tersebut akan terus dipantau keberadaannya.

"Kami juga blacklist baru-baru ini. Atau kami tutup dan tidak boleh lagi mengganggu perusahaan. Kami catat alamatnya, siapa orangnya dan kami sudah blacklist dan mungkin bertambah lagi dalam waktu dekat ini. Ada 2 atau 3 perusahaan yang main-main kita akan tutup lagi," tegasnya.

Tidak boleh lagi tambah Menteri Pertanian RI, ada yang bermain di Kantor Menteri Pertanian. "Kami tidak akan beri ruang gerak lagi bagi mafia kartel panganApalagi, kondisi ekonomi seperti sekarang, mengambil keuntungan sampai 500 persen, sangat tidak manusiawi," pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com