Hardiknas 2018

Hardiknas Dijadikan Ajang Kampanye?

Home / Pendidikan / Hardiknas Dijadikan Ajang Kampanye?
Hardiknas Dijadikan Ajang Kampanye? Paduan Suara siswa SD dan MI dan Guru TK dan SD se-Kecamatan Lamongan, menyanyikan lagu 1821 di momen peringatan HardiknasTahun 2018, Rabu, (2/5/2018). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESTARAKAN, LAMONGAN – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018, di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dijadikan ajang kampanye Gerakan 1821 yang diinisiasi Bupati Fadeli.

Tidak sebatas himbauan, sejumlah kreasi sosialisasi kreatif ditampilkan pelajar dan guru Lamongan. Mulai dari lagu, Senam, dan Tari 1821 ditampilkan di depan seluruh peserta upacara yang Bupati Fadeli bertindak sebagai inspektur upacara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi semua yang sudah ditampilkan. Kita harus selalu mensosialisasikan Gerakan 1821 untuk membentuk generasi yang berkaraker, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam sambutannya tadi,” ujar Fadeli di Alun-Alun Lamongan, Rabu (2/5/2018).

GURU-TK.ARDIYANTO.jpgGuru TK Negeri dan DPK (Guru Diperbantukan) se- Kabupaten Lamongan, memperagakan Senam 1821 di momen peringatan Hardiknas Tahun 2018, Rabu, (2/5/2018). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

Di momen peringatan HardiknasTahun 2018, lagu 1821 dinyanyikan oleh Paduan Suara SD dan MI se Kecamatan Lamongan beserta Guru TK dan SD se Kecamatan Lamongan. Mereka kompak mengenakan busana adat seluruh Nusantara.

Sementara Senam 1821 diperagakan oleh Guru TK Negeri dan DPK (Guru Diperbantukan) se Kabupaten Lamongan. Kemudian Tari 1821 ditampilkan oleh siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Lamongan.

Selain itu, dalam peringatan Hardiknas Tahun 2018 yang mengambil tema Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan ini, Fadeli juga memberikan sejumlah apresiasi.

BUPATI-LAMONGAN.jpgBupati Lamongan Fadeli, memberikan ke siswa SMAN 1 Lamongan yang mendapatkan medali emas OPSI Bidang Matematika dan Rekayasa, di momen peringatan Hardiknas Tahun 2018, Rabu, (2/5/2018). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

Diantaranya kepada SMPN 3 Babat dan SMPN 1 Mantup  yang menyandang Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional dan Matekur, Kepala Sekolah SMKN 2 Lamongan sebagai Kepala Sekolah Hebat Kitto Award 2018 tingkat nasional.

Selain berbagai kreasi Gerakan 1821, juga diberikan penghargaan kepada M Luthfi dan Hariza dari SMAN 1 Lamongan yang mendapatkan medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang Matematika dan Rekayasa, di momen Hardiknas 2018. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com