Berdalih Kebutuhan Ekonomi, Juru Parkir Jadi Kurir Narkoba

Home / Berita / Berdalih Kebutuhan Ekonomi, Juru Parkir Jadi Kurir Narkoba
Berdalih Kebutuhan Ekonomi, Juru Parkir Jadi Kurir Narkoba Dua tersangka pengedar sabu-sabu dan obat-obatan terlarang Yasin dan Aksay, saat dilakukan pres rilis di Mapolres Probolinggo Jawa Timur.(FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESTARAKAN, PROBOLINGGO – Berdalih untuk kebutuhan ekonomi keluarganya, Yasin (47), warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo Jawa Timur, nekad menjadi kurir narkoba yakni sabu-sabu dan pil terlarang.

Yasin, yang bekerja sebagai juru parkir di stasiun KA Probolinggo, ini nyambi sebagai kurir narkoba ini, tidak sendirian. Melainkan bersama satu rekannya yakni Moh. Aksay (18) warga Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Keduanya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Probolinggo, ini mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjalani bisnis terlarang tersebut. Keduanya diamankan di jalan raya Leces menuju Lumajang. Keduanya kedapatan membawa sabu dan obat-obatan terlarang itu, oleh petugas saat operasi.

Dari tangan para tersangka, Polisi mengamankan barang bukti  sabu seberat 1,8 gram, di jok motor  Yasin. 498 butir pil trex, 1.113 butir pil dextro, sejumlah klip untuk bungkus pil yang akan di edarkan dan sejumlah uang tunai.

Yasin mengaku, sabu-sabu yang ia edarkan itu mengambil dari daerah Lumajang. Dalam satu paket sabu ia jual Rp 1,5 juta per paket.

“Saya ambil dari Lumajang, penghasilannya Rp 200 ribu dalam sepaketnya. Sudah 3 bulan terakhir saya jadi kurir sabu dan pil trex dan destroy,” aku Yasin, saat dilakukan pres rilis di Mapolres Probolinggo, Selasa (2/5/2018).

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mengatakan, tersangka ini sudah menjadi target operasi pihaknya. Pelaku menjadi kurir dari pengedar asal Lumajang. Hingga kini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Masih pengembagan dari kedua tersngka ini, kami masih tengah mengejar bandar sabu asal Lumajang itu. Kita tunggu hasil dari pengambangan ini,” terang Fadly.

Akibat perbuatannya, tersangka kurir narkoba, Yasin diancam Pasal 114 (1) Sub 112 (1) Sub 132 Undang-undang RI nomor 39 tahun 2008 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 12 tahun kurungan penjara.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com