May Day 2018

Ini Tuntutan Buruh dalam Aksi May Day 2018

Home / Berita / Ini Tuntutan Buruh dalam Aksi May Day 2018
Ini Tuntutan Buruh dalam Aksi May Day 2018 Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (FOTO: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

TIMESTARAKAN, JAKARTA – Pada Hari Buruh Internasional (May Day), 1 Mei 2018, sebanyak 150 ribu buruh dari DKI Jakarta dan sekitarnya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Ada tiga tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, di Jakarta, Senin (29/4/2018), ada tiga tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah.

Pertama, meminta pemerintah untuk menurunkan harga beras, listrik, BBM, dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Kedua, tolak upah murah, cabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan menambah item kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi 84 item.

Ketiga, tolak tenaga kerja asing (TKA) buruh kasar dari China serta cabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 terkait TKA.

"Plus-nya adalah hapus outsourcing dan pilih Presiden RI 2019 yang proburuh," tegas Said Iqbal, saat ditanya beberapa hal yang akan disampaikan dalam aksi May Day 2018.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com