Jualan Sabu, Emak-Emak di Bangkalan Susul Suami ke Penjara

Home / Berita / Jualan Sabu, Emak-Emak di Bangkalan Susul Suami ke Penjara
Jualan Sabu, Emak-Emak di Bangkalan Susul Suami ke Penjara Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Paludin Tambunan menginterogasi Atiyah (36) yang ditangkap karena menjual sabu-sabu. (FOTO: Doni Heriyanto/TIMES Indonesia)

TIMESTARAKAN, BANGKALAN – Atiyah (36) warga Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menyusul suaminya mendekam di penjara. Emak-Emak ini, diringkus polisi lantaran kedapatan menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Suami tersangka, yang juga terlibat kasus narkoba dan ditangkap polisi sekitar satu bulan lalu, tidak membuatnya jera. Justru, Atiyah meneruskan bisnis obat-obatan terlarang tersebut. 

"Tersangka mengaku menjual narkoba untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," papar Kapolres Bangkalan, AKBP Paludin Tambunan, Sabtu (28/4/2018).

Menurutnya, penangkapan ini bagian dari rangkaian Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018. Sejak operasi yang dimulai 13 April hingga 24 April itu, Polres Bangkalan dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 14 kasus narkoba. 

"Jadi selama dua minggu operasi, kami membekuk 24 tersangka, 4 orang di antaranya sebagai pengedar. Total barang bukti 50,6 gram sabu-sabu," imbuhnya. 

Mantan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim ini tidak memungkiri jika mengalami kasulitan mendekteksi keberadaraan para bandar barang haram itu. Sebab, pola komunikasi yang digunakan adalah sistem jaringan terputus. 

"Kalau mereka menyebut nama dan lokasi, tapi saat dilakukan penyelidikan biasanya menggunakan nama samaran," imbuhnya. 

Menurutnya, pengungkapan 14 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut berasal dari beberapa tempat kejadian perkara (TKP). Di antaranya, Kecamatan Kamal, Galis, Socah dan Kecamaran Sukolilo. 

"Perang terhadap narkoba atau sabu-sabu, akan terus kami lakukan sekalipun operasi tumpas narkoba telah selesai," tegasnya, ditemui di Kabupaten Bangkalan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com