UNBK Juga Digelar di Kelompok Belajar

Home / Berita / UNBK Juga Digelar di Kelompok Belajar
UNBK Juga Digelar di Kelompok Belajar Pelaksanaan UNBK untuk Kejar Paket C di PKBM Mizan, di Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Jumat, (27/4/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESTARAKAN, LAMONGAN – Semua ujian nasional setingkat SMP/MTs dan SMA/MA di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, di tahun ajaran 2018 ini sudah 100 persen menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

UNBK tak hanya diterapkan di lembaga SMP/MTs negeri dan swasta saja, namun pelaksanaan UNBK juga diterapkan di kelompok belajar (Kejar) Paket B dan Paket C.

“Ujian Nasional Berbasis Komputer di Lamongan itu seluruhnya SMP/MTs sampai Paket B dan Paket C 20.233,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Adi Suwito, Jumat (27/4/3018).

Seperti pada Jumat ini, ada sebanyak 409 peserta Kejar Paket C atau setara SMA/SMK di Lamongan yang mengikuti UNBK. “Paket C, tanggal 27, 28, 29 April. Jumlah pesertanya 409,” kata Adi.

Lebih lanjut Adi mengatakan, UNBK untuk kejar paket ini diselenggarakan oleh sejumlah lembaga yang menggelar Kejar dengan menggabung ke lembaga pendidikan yang sebelumnya sudah menggelar UNBK.

“Ada 19 Kejar Paket ini menggabung pada sekolah terdekat, contohnya SMP 1 Ngimbang, karena sudah dilaksanakan ujian,” ujarnya.

Sama halnya seperti UNBK biasa, para peserta Kejar Paket C ada tujuh mata pelajaran yang diujikan untuk peserta UNBK Kejar Paket C, dan sehari mengerjakan dua mata pelajaran. Sebelum pelaksanaan UNBK, para peserta Kejar Paket C juga sudah mengikuti simulasi sebanyak tiga kali. “Ini baru pertama, sebelumnya pakai ujian nasional berbasis kertas,” tuturnya.

Selain peserta Kejar Paket C, tambah Adi, UNBK juga akan diikuti oleh peserta Kejar Paket B atau setara SMP/MTs dengan jumlah peserta sebanyak 229 peserta. "Paket kita laksananya beda, nanti tanggal 4 sampai 6 Mei tapi tetap UNBK,” katanya.

Sayangnya, pelaksanaan UNBK untuk Kejar Paket C di Kabupaten Lamongan hari ini sempat mengalami keterlambatan kurang lebih selama 20 menit dikarenkan server pusat.

"Sempat eror tadi selama lebih kurang 20 menit karena server pusatnya tidak bisa loading, tapi sekarang sudah lancar kembali," kata Pengelola PKBM Mizan, Sobirin, yang menggelar UNBK di Kecamatan Sarirejo, Lamongan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com