Indikator
  • Undercontruction

Gelar Rakerwil II, IPNU Jatim Komitmen Perkuat Ketahanan Informasi

Home / Peristiwa - Daerah / Gelar Rakerwil II, IPNU Jatim Komitmen Perkuat Ketahanan Informasi
Gelar Rakerwil II, IPNU Jatim Komitmen Perkuat Ketahanan Informasi Ketua IPNU Jawa Timur, Haikal Atiq Zamzami. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TARAKANTIMES, SURABAYA – Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Bojonegoro pada 2-3 September. Pada Rakerwil kali ini, IPNU berkomitmen memperkuat ketahanan informasi. 

Rakerwil ini didukung penuh oleh TIMES Indonesia Network (TIN), jejaring media internasional pelopor gerakan Penguatan Ketahanan Informasi Nasional (KIN).

Ketua IPNU Jawa Timur, Haikal Atiq Zamzami mengatakan, saat ini pelajar dihadapkan pada sebuah anomali, yaitu konsumsi berlebih (hyperconsumption) terhadap informasi. Apalagi di antara informasi yang tersebar di media sosial tidak memiliki signifikansi terhadap pengembangan potensi diri dan pembentukan karakter pelajar.

“Penyebabnya arus informasi yang semakin tak terkontrol. Kondisinya sudah masuk dalam kategori krisis ketahanan informasi. Demikian pula dengan hasil survei Pusat Kajian Komunikasi (Pusakom) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menyatakan, tingkat penetrasi berdasarkan pekerjaan adalah 69,8 % pada pelajar,” katanya di Kantor IPNU Jatim, Jumat (1/9/2017).

Ia menjelaskan perkembangan pesat teknologi digital membuat peredaran informasi semakin sulit terbendung. IPNU, sambungnya, memberi perhatian khusus terhadap maraknya berita bohong atau hoax karena menjadi sumber  fitnah, adu domba dan ujaran kebencian.

Lebih lanjut, diungkapkan Haikal, pelajar harus bisa menggunakan media sosial secara cerdas dan positif seperti memperluas jaringan, menjalin silaturahmi dan menambah wawasan. Melalui Rakerwil II, sebanyak 45 cabang IPNU yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur akan menjadi agen ketahanan informasi di lingkungan masing-masing.

“Anggota kami hadir hingga di tingkat Desa, mereka akan melakukan diskusi, sosialisasi dan berbagai kegiatan lainnya,” tandas Haikal 

Rakerwil II yang mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Pelajar Membangun Ketahanan Informasi” menjadi kesempatan untuk membahas berbagai isu strategis menata strategi gerakan di era medsos, mentradisikan riset di kalangan pelajar, mengelaborasi isu-isu pendidikan seperti peran OSIS dan five days school. Selain itu, juga dilakukan launching IPNU Cyber Force dan deklarasi Gerakan Ayo Riset. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com